Untuk May-ku...
Kesendirianku akhir-akhir ini tak lain dan tak bukan layaknya seorang hamba yang bingung dan gelisah.
Bukan karena aku berkelana dalam perjalananku ini, dari barat menuju timur (dari Ciputat menuju Kalimantan dan Sulawesi) lantas Aku menemukan apa yang ku inginkan.
Sedangkan yang ku inginkan hanyalah dirimu, May-ku...
Namun hingga saat ini, diriku tak bisa menemukan sepatah katapun untuk diucapkan
karena Kau tak menyodorkan pembahasan apapun.
Seolah Kau ingin memutuskan hubungan ini
Memutuskan benang yang tak terlihat ini
Benang yang terpintal oleh tangan yang tak terlihat
Layaknya ikatan pikiran dengan pikiran dan jiwa dengan jiwa.
Jujur May-ku...
Aku malu dengan kesendirianku
Aku malu dengan kebingunganku
Aku malu dengan kegelisahanku
Aku ingin menjelaskan padamu bahwa,
Aku memiliki dua kehidupan.
Satu, kehidupan yang Aku curahkan untuk bersosialisasi, berorganisasi, hingga berusaha memperdalam intelektual akademisi.
Dua, kehidupan dimana Aku selalu memikirkan dirimu, merenung akanmu, dan berimajinansi tentangmu.
Aku bukan penikmat senja
Aku bukan penikmat Alam
Aku bukan penikmat keindahan
Aku adalah penikmat dirimu
Karena dirimu adalah semua itu
dan semua itu adalah dirimu, May-ku...
Kesendirianku akhir-akhir ini tak lain dan tak bukan layaknya seorang hamba yang bingung dan gelisah.
Bukan karena aku berkelana dalam perjalananku ini, dari barat menuju timur (dari Ciputat menuju Kalimantan dan Sulawesi) lantas Aku menemukan apa yang ku inginkan.
Sedangkan yang ku inginkan hanyalah dirimu, May-ku...
Namun hingga saat ini, diriku tak bisa menemukan sepatah katapun untuk diucapkan
karena Kau tak menyodorkan pembahasan apapun.
Seolah Kau ingin memutuskan hubungan ini
Memutuskan benang yang tak terlihat ini
Benang yang terpintal oleh tangan yang tak terlihat
Layaknya ikatan pikiran dengan pikiran dan jiwa dengan jiwa.
Jujur May-ku...
Aku malu dengan kesendirianku
Aku malu dengan kebingunganku
Aku malu dengan kegelisahanku
Aku ingin menjelaskan padamu bahwa,
Aku memiliki dua kehidupan.
Satu, kehidupan yang Aku curahkan untuk bersosialisasi, berorganisasi, hingga berusaha memperdalam intelektual akademisi.
Dua, kehidupan dimana Aku selalu memikirkan dirimu, merenung akanmu, dan berimajinansi tentangmu.
Aku bukan penikmat senja
Aku bukan penikmat Alam
Aku bukan penikmat keindahan
Aku adalah penikmat dirimu
Karena dirimu adalah semua itu
dan semua itu adalah dirimu, May-ku...
0 komentar:
Posting Komentar