Minggu, 27 Maret 2016

Kau Begitu Nyata

Pagi ini adalah pagi-pagiku yang sama, yang penuh sekali dengan kesibukan. Yah... memang banyak kesibukanku di setiap paginya. Mulai dari beresin muka, beresin kosan, hingga beresin sisa-sisa mimpi indah semalam. Memang hanya mimpi, mimpi yang begitu nyata bagiku. Seperti seseorang yang sok banyak kesibukan disetiap paginya.

Rabu, 23 Maret 2016

Selasa, 22 Maret 2016

Cukup Tau Saja

Salam May...

Hanya cukup tau saja.
Aku tidak terjerumus May, oleh karenanya tidak ada alasan mengapa aku harus bertobat.
Aku bukanlah mereka yang terjebak dalam mimpi-mimpi semu May, yang tak bisa bangkit dan mewujudkan.

Mengapa harus mundur, jika bisa maju untuk beberapa langkah.
Mengapa harus sakit, jikalau bisa selalu sehat wal afiat.
Mengapa harus hitam, jikalau putih menyenangkan.

Ini bukan sekedar mimpi dan angan, tapi telah menjadi suatu hal.
Ya... Tekat,
Tekat inilah yang terus menjagaku sampai saat ini.

Jangan sesekali kau pertanyakan atau bahkan kau bantah, karena itu bukanlah hakmu.

Ini adalah hakku, dan kewajibanku untuk menyampaikan padamu.

Adalah kewajibanmu sekedar tau, dan hakmu untuk memilih.

Bodo amat dengan apa yang kau lakukan dan dengan siapa kau berada saat ini, itu bukanlah urusanku.
Meskipun diriku semakin mundur (menjauh), sakit (merasakan), hitam (membayangkan).
Ketika aku melihatmu bahagia, itupun sudah cukup untuk membahagiakan diriku.

Sekali lagi,
Hanya cukup tau saja May... bahwa aku suka padamu.
Hanya cukup tau saja diriku... bahwa kau telah mengetahuinya.

Terima kasih May, karena kau telah mengetahuinya...

Sabtu, 19 Maret 2016

Aku

Aku adalah aku...

Hehe... bukan pingin sok puitis lagi, langsung aja.
Namaku Ubaidillah Khan pas mulai umur 21 tahun. Bingung kan... kenapa kok baru pas umur 21 tahun nama itu muncul. Jadi gini sejarah singkatku soal nama...
Waktu baru lahir namaku Ubaidillah Akbar. Tapi karena aku sering sakit-sakitan nama itu diganti menjadi Ubaidillah Aqsho. Eeehhh... sialnya aku masih sakit-sakitan, ya udah... hingga akhirnya nama belakang dari nama panjangku dihilangkan, jadi cuman Ubaidillah tok (tanpa tok). Singkat cerita, menginjak usia 21 tahun aku baru sadar kalo ternyata nama Ayahku keren juga Abdullah Khan. Nahhh... maka dari itu, aku putuskan kalo namaku sekarang berubah jadi Ubaidillah Khan. Itupun tanpa sepengetahuan keluarga, cuman temen nongkrong aja. Klaim aja dulu, biar aman... Hehe...

Aku lahir di Surabaya, asal keturunan orang Madura, besar di Gresik. Namun, sekarang aku tinggal di Tangerang Selatan tepatnya di Ciputat yang diyakini menjadi daerah paling menakutkan bagi para JOMBLOwan dan JOMBLOwati hingga JOMBLOwers (pengikut jomblowan & jomblowati).

Statusku sekarang masih belajar di salah satu universitas di daerah angker tersebut dan masuk di jurusan Tafsir Gadis (keterangan klik disini). Ada beberapa hobi unikku, tapi sangat kontras dengan diriku yang sebenarnya. Pertama, jalan-jalan (padahal buat makan aja susah). Kedua, nonton film korea (mirip sama Lee Min Ho cuman beda tampang & nasib doang). Ketiga, mencari tempat POJOKAN biar dapet Inspirasi (entah apa itu).

Mungkin itu aja yang bisa ku jelaskan tentang siapa diriku, nanti nyusul lahhh... cerita selanjutnya.
Terima kasih sudah membaca beberapa coretan-coretan yang gak begitu penting ini. hehehe...

Jumat, 18 Maret 2016

Kamis, 17 Maret 2016