Wahai May...
Entah mengapa perjalanan ini seolah menjadikanku semkin dekat denganmu
padahal jarak diantara kita sangatlah jauh
Sempat ku berfikir untuk sesegera mungkin kembali dan menemuimu
Aku ingin pergi berdua denganmu
diiringi motor tua butut
Aku ingin jalan berdua denganmu
disaksikan daun pohon gugur
Namun saat ku kembali tak ada jaminan kita untuk bertemu walau jarak kita dekat
terkadang kitapun terlupakan satu sama lain diantara kita
Sempat ku berfikir untuk sesegera mungkin kembali dan menemuimu
Aku ingin duduk berdua denganmu
ditemani bangku kayu rapuh
Aku ingin bicara berdua denganmu
dibawah sinar lampu redup
Memejamkan mata
sembari menyusun kata
Merebahkan tubuh
namun tetap teguh
Agar kau lekas tau apa yang selama ini melandaku...
Entah mengapa perjalanan ini seolah menjadikanku semkin dekat denganmu
padahal jarak diantara kita sangatlah jauh
Sempat ku berfikir untuk sesegera mungkin kembali dan menemuimu
Aku ingin pergi berdua denganmu
diiringi motor tua butut
Aku ingin jalan berdua denganmu
disaksikan daun pohon gugur
Namun saat ku kembali tak ada jaminan kita untuk bertemu walau jarak kita dekat
terkadang kitapun terlupakan satu sama lain diantara kita
Sempat ku berfikir untuk sesegera mungkin kembali dan menemuimu
Aku ingin duduk berdua denganmu
ditemani bangku kayu rapuh
Aku ingin bicara berdua denganmu
dibawah sinar lampu redup
Memejamkan mata
sembari menyusun kata
Merebahkan tubuh
namun tetap teguh
Agar kau lekas tau apa yang selama ini melandaku...

0 komentar:
Posting Komentar