Minggu, 01 Maret 2015

Hanya Malam Ini Saja

Izinkan Aku bisa mencintaiMu dan berada didekatMu walau hanya untuk malam ini saja.
Ku terus mencoba untuk bangkit dan terbang menuju langit.
Ku daki gunung dari lembah menuju puncak.
Ku arungi samudra demi pulau yang Ku tuju.
Meskipun terasa sulit.
Tersadar dari lamunan yang membawaKu terus melayang.
Merasa dilema atas semua yang telah terjadi, layaknya perahu yang terombang-ambing oleh ombak entah kemana perginya.
RenunganKu masih belum bisa menyadarkanKu.
Semakin Ku merenung, semakin lama Ku tersadar.
Semakin Ku berfikir, semakin jauh Ku mengerti.
Semakin Ku meragu, semakin Ku yakin atas keragu-raguanKu.

Mendengar indah kicauan burung yang tak Ku pahami, seolah Ku...
Terdiam dalam keramaian.
Termenung dalam kebahagiaan.
Tercekat dalam berbagai kesibukan yang melupakanKu pada keniscayaan.

Terserah dengan apa yang mereka lakukan sekarang, Aku tidak tahu dan tak ingin tahu.
Namun, Aku tidak bisa diam saja dan membiarkan mereka semua begitu saja.
Tanpa Ku sadari, diriku telah berada ditengah-tengah mereka hingga semuanya selesai.
Entah mengapa rasa ini tak henti-hentinya menyerangku.

Padahal, diriKu ingin sekali berada didekatMu dan disampingMu walau hanya untuk malam ini saja.

0 komentar:

Posting Komentar